I'm done with liar. I'm sick of the bullshit. And don't worry, I won't get attached to you. People come and go too frequently.
Berbohong adalah satu hal yang siapapun bisa melakukannya. Aku, kamu, dia juga mereka bisa saja berbohong. Aku gak akan menafyikan hal itu karena emang kebohongan itu ada dan nyata. Kadang kita selalu berpikir, kenapa harus ada kebohongan di dunia ini. Kenapa kebohongan tercipta di dunia ini. Dan kenapa kebohongan itu harus merugikan orang banyak. Berbagai macam pikiran lainnya juga tentu berkeliaran di pikiran kita.
Pernahkah aku berbohong? Ya, aku akui aku pernah berbohong. Lalu, pernahkah aku dibohongi? Ya, aku pun mengakui kalau aku sering dibohongi. Sering, saking seringnya sampai-sampai aku gak sadar bahwa ternyata sebegitu bodohkah aku sehingga orang gampang untuk membohongiku.
Tapi kawan, gak ada manusia yang sempurna. Kita manusia yang gak luput dari kesalahan. Kita gak bisa memaksakan apa yang boleh dan gak boleh orang lain lakukan. Yang susah adalah bagaimana merubah kebiasaan itu menjadi lebih baik dan kebiasaan buruk itu menjadi hilang. Berbohong ataupun dibohongi dalam hal apapun sering terjadi dalam kehidupan kita. Tanpa kita tau resiko dari berbohong itu bagaimana. Tapi kita seolah acuh tak acuh aja. Terlebih lagi kalau kita dibohongi oleh orang yang kita sayang. Keluarga, sahabat ataupun pacar. Namun, kembali lagi ke diri kita. Bahwa hidup di dunia ini bukan untuk dipaksa. Tetapi untuk belajar bagaimana rasa keterpaksaan itu menjadi kesadaran diri. Untuk tidak berbohong terutama.
Dalam hal ini, aku hanya ingin menyampaikan bahwa kebohongan itu jahat. Dia bisa merusak hidup kita. Alangkah lebih baiknya kita jauhi, hindari. Karena rasa sakit dan penyesalan selalu datang belakangan. Penyesalan untuk orang yang berbohong. Dan sakit untuk orang yang dibohongi.
Makin dewasa, makin besar masalah yang kita hadapi. Makin susah pula untuk kita menyelesaikannya. Dan kunci utama adalah keterbukaan terhadap apapun yang semestinya tidak perlu disembunyikan. Supaya di dunia ini tidak akan ada orang yang tersakiti dan hanya ada satu rasa, satu kata, yaitu bahagia dan saling terbuka.
Ada yang menyakiti, adapula yang tersakiti. Terakhir, mohon maaf lah kepada orang yang kamu bohongi. Sadarlah, bahwa dengan membohonginya kamu tidak akan pernah menjadi seorang raja.
And, everybody knew you're a liar!
And, everybody knew you're a liar!

