WC 2010. Hei, bukan WC tempat buang air yah. Tapi WORLD CUP.
Kalo bisa dibilang, ini waktu yang pas banget. Ketika mahasiswa dan mahasiswi disini selesai ujian akhir semester lalu disuguhkan oleh permainan sepak bola di ajang World Cup 2010. Beuh, kayaknya awal liburan ini adalah sebenar-benarnya liburan. Masing-masing sudah punya jagoan sendiri. Termasuk aku, Itali dan Brazil di WC 2010 ini adalah jagoanku.
Rumahku yang terletak di pinggir lapangan luas, yang biasanya setiap hari Jum’at dan Minggu dijadikan Suq Sayyarat ( Pasar Mobil ) terasa gak kesepian, karena suasana malemnya berubah menjadi cafe yang hampir dipenuhi sama orang Mesir dan orang asing untuk nobar WC 2010 ini. Sorak penonton yang membuat Summer ini lebih rame.
Tapi jujur, aku sedih banget. Itali dan Brazil harus pulang tanpa dendam. Sampe aku berpikiran kalo WC tahun ini kurang kooperatif. Masa jagoan-jagoan dunia udah pada Go Home duluan. Gak asik jadinya. Dan, aku putuskan World Cup 2010-ku sudah berakhir setelah pertandingan Brazil Vs Holland kemarin. Dan jelas-jelas saya publikasikan di status FB dan Twitter saya. Nih cekibrotnya:
Ceritanya sekarang, aku nunggu babak final aja. Gak dukung siapa-siapa. Takut sakit hatiku terulang yang ketiga kalinya. Oops. Kita lihat, Negara mana yang akan berhasil menyandang gelar juara dunia di World Cup 2010 ini. Jreng jreng jreng…


