Hello..... Apa kabar semua? Tetep asyik donk yah. Hehe. Ada ide seger nih, jadi pengen posting yang mellow-mellow gini nih. Ceritanya, tadi pagi aku beres-beres kamar dan rumah. Terus aku nemuin buku dan catatan-catatan aku waktu sekolah dulu. Dulu aku emang suka banget dengan sya'ir-sya'ir. Sampai hampir sebagian koleksi buku aku itu tentang sya'ir dan para penyair dunia.
Untuk sekedar pemberitahuan atau kata gaulnya mah FYI, dulu aku adalah seorang kutu buku. Nah, kalo sekarang kutu rambut. Eh, enggak lah. Udah alhamdulillah jadi seorang manusia kok pengen-pengennya jadi kutu rambut. *cape deh*
Di postingan ini, aku pengen nulis sebagian catatan aku atau kalo bisa disebut kesimpulan catatan dari apa yang aku pernah baca. Aku pikir gak ada salahnya kan aku abadikan di blog ini, biar sesekali bisa dibaca lagi. Kalo sengaja baca buku lagi kadang suka males. Dan buku nya juga udah aku beresin rapi, jadi kalo harus buka dan acak-acak lagi kan gimana gitu. Ah, dasar malesan!
Dulu aku pernah baca, ada seorang penyair yang udah mengutip kata-kata Amrul Qois, kekasih Laila yang terkenal:
"Ketika saya melewati Kota Laila, saya mencium setiap lorong dan dindingnya. Bukanlah kecintaan saya kepada kota itu yang menggetarkan hati saya, namun kecintaan saya kepada orang yang tinggal di kota itu." Dan udah menjadi syarat cinta kali yah, kita harus mencintai segala sesuatu yang berhubungan dengan kekasih kita.
Diciptkannya manusia di dunia ini adalah semata-mata untuk beribadah, mengenal Allah dan mengenal makhluq-makhluq lain yang diciptakan Allah untuk kepentingan manusia. Coba deh baca sya'ir ini:
Awan, angin, bulan, matahari dan langit terus menerus sibuk bekerja.
Sehingga engkau mendapatkan nafkah untuk kehidupanmu.
Maka, janganlah engkau menggunakannya dalam keadaan lalai.
Seluruh makhluq telah ditugaskan untuk melayanimu dengan kepatuhan.
Keadilan tidak akan dipenuhi jika engkau gagal mematuhi-Nya.
Udah menjadi tabi'at manusia yah kalo jatuh cinta kepada seseorang, maka ia bakal tunduk sama kekasihnya. Bakal ngerasa berat banget kalo gak nurut sama orang yang dicintainnya. Cara untuk menumbuhkan cinta kepada seseorang adalah dengan memperhatikan segala keindahan dan kecantikannya. Perhatian ini mungkin ditujukan kepada jasmaniyah ataupun rohaniyahnya. Misalkan, cuma liat kalo wajahnya ganteng, ia akan jatuh cinta saat itu juga. Bahkan dengan mendengar suaranya yang merdu pun bisa langsung dag dig dug ser hatinya. Aneh bukan? Ya, itulah cinta.