Aku sangat mengenal sosok Mamah dan Papah, dari kejauhan mereka sudah melambaikan tangan. Aku lihat Mamah meneteskan air mata, dan aku juga gak bisa bohong kalo aku pun menangis bahagia karena bisa ketemu lagi sama mereka.
Ah... Akhirnya aku bisa memeluk dan menciummu lagi, Mah... Pah...
Perjalanan Jakarta - Tasik sekarang udah bisa ditempuh sekitar 5 jam. Lebih cepat karena udah ada Tol Cipularang. Jam 6 sore aku mulai perjalanan. Sepanjang jalan aku cerita keadaanku di Mesir. Mamah Papah juga cerita tentang berita disini. Aku kaget karena pemberitaan disini ternyata jauh berbeda sama apa yang aku alamin di Mesir. Itulah yang membuat keluarga khawatir. Tapi tak apa, yang penting sekarang kita udah kumpul lagi.
Kring... Kring.... Telpon dari wartawan udah heboh aja. Kebetulan mereka menghubungi no. Papah. Mereka bilang, mereka ingin wawancara ekslusif denganku. Waw, cerita jadi artis udah mulai nih. Hehe. Alhamdulillah, sekitar jam 11 malam kita sampe ke rumah. Dan apa yang terjadi? Ternyata di rumah udah banyak wartawan yang udah nunggu dari tadi. Buka pintu mobil langsung kena sorot kamera, padahal wajahku lagi kucel and the kumel. Hihihi. Tapi karena aku anak baik dan tidak gengsi, aku pede aja. Gak ada istirahat, langsung on cam deh. Wawancara ekslusif yah bisa dibilang, aku bilang seadanya apa yang aku alami selama di Mesir.
Dan langsung deh, wajahku terpampang di koran jadi headline sekitar sebulanan. Kikikik. Bahkan sampai masuk TV lho. Jadi bangga?! :p
Gak tau kapan aku balik ke Mesir, dan gak bisa diperkirakan aku balik kapan. Yah, do'aku semoga Mesir aman dan terkendali. Meskipun dengan adanya evakuasi ini, studiku jadi agak sedikit terhambat, tapi yakin... Pasti berakhir indah.
Sekian dan terima kasih yaaaah, sudah baca. Hehe.
