Minggu, 27 Desember 2009

Bergembiralah Karena Sakit

Semua orang pasti bilang, yang namanya sakit itu sama sekali enak gak enak. Mau makan gak enak. Mau tidur gak enak. Mau maen apalagi. Semuanya serba gak enak. Pokoknya semua yang enak-enak itu jadi gak enak. Itu emang udah bawaan sakit. Appetite kita tuh seolah-olah dan tiba-tiba hilang. Begitu pula yang aku rasakan selama 3 hari ke belakang.

Dan aku cuma bisa bilang: ” This bad appetite is killing me “.

And now, I’m sitting on the desk. In front of my blackhead monitor. Masih dalam keadaan bau batuk tidak sedap. Dengan segelas susu yang hampir habis. Dengan satu buah vicks inhaler, paramex cold and flu dan polar bear essential embrocation. Adalah Haagaat mohemmah atau The important things yang udah nemenin aku selama hidungku meler dan tengorokanku berkoar-koar gak karuan. Bukan nemenin, tapi sedikitnya membantu penyembuhan sakitku.

Shalat dan berdo’a memohon kesembuhan kepada Dzat Yang Maha Kuasa. Berbaring di tempat tidur dan berselimut dua. Merangkul boneka kecil satu-satunya yang aku punya. Memencet-mencet tombol HP E Enam Tiga. Kirim sms berupa permohonan do’a sama Ortu tercinta.

Sekedar flu, batuk dan pusing kepala memang terlihat seperti penyakit biasa. Tapi, yang namanya penyakit itu semua sama. Salah banget kalo aku harus mengeluh dengan apa yang terjadi sama aku. Salah.

Harusnya aku bergembira. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW ketika Beliau menjenguk orang yang sakit. Aku mencoba untuk bersabar dengan sakit yang aku rasa. Semua adalah pemberian-Nya. Sakit dan sehat adalah pemberian-Nya. Allah memberiku sakit, itu adalah hanya sebagian kecil derita di dunia. Yang jika kita bersabar, kita akan merasakan nikmatnya juga. Dengan bersabar dan selalu bersyukur atas sakit dan kesehatan yang telah dianugerahkan oleh-Nya, kita pasti akan bahagia.

Angin dan cuaca musim dingin kadang dijadikan alasan besar. Padahal angin dan cuaca gak bisa ngapa-ngapain. Ngasih cendol saja gak bisa. Hehehe. ‘Ala kolli haal. Semua sudah diatur oleh-Nya. Mudah2an besok bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala.

Alhamdulillah. Keadaan 1 dan 2 hari yang lalu sudah terlewati. Ibaratnya, sekarang aku sudah melewati masa krisis. And then, kembali lagi ke ” good appetite “. Hehe. Makan dan minum jadi enak. Buku udah merengek-rengek minta dibaca. Untuk malam ini, mau istirahat dulu. Tomorrow, back to my habitation again.

Ok, let’s go studying again. Fighting.